ODHA Masih Punya Harapan Hidup Lebih Panjang

Sekarang umur panjang bukanlah lagi hanya sekedar harapan bagi penderita HIV AIDS namun bisa diwujudkan.
Rasa menyesal, sedih, takut dan marah merupakan perasaan yag umum dirasakan seseorang ketika pertama kali mendengar dan dinyatakan telah divonis serta terkena infeksi virus Human Immunodeficiency Virus/ Hiv Aids. Perasaan dan ungkapan tersebut bisa dikatakan sebagai suatu hal yang wajar dikarnakan kita sebagai manusia pada dasarnya takut akan kematian, terlebih jika kita pada zaman dahulu sering mendengar dan mendapatkan informasi bahwa jika seseorang terkena penyakit Hiv Aids ini maka umurnya tidak akan bertahan lama atau panjang.
Namun pada saat ini perkembangan pengobatan semakin berkembang dan selalu ada metode metode pengobatan yang terbaru sehingga meningkatkan persentase umur ODHA menjadi lebih besar, meskipun pihak medis ataupun ahli kesehatan berbicara bahwa penyakit Ini belum ada obatnya. Dan yang terjadi pada akhir akhir ini ada kabar gembira bagi penderita hiv aids yang mengabarkan bahwa jika seorang penderita hiv aids menjalani pengobatan dengan mengkonsumsi obat ARV (anti retroviral) secara rutin dan juga diimbangi dengan pola makan dan gaya hiup yang sehat maka harapan besar penderita hiv aids untuk hidup panjang sebagaimana orang normal dan sehat lainnya semakin tinggi.

Masih ada asa untuk ODHA
Hal ini sudah dibuktikan oleh beberapa orang yang hidup dengan virus hiv aids didalam tubuhnya (ODHA) mampu bertahan hidup lebih lama bahkan hingga kini ODHA tersebut dapat bekerja dan berkarya sebagaimana orang sehat lainnya.
PAda masa masa transisi atau awalnya ODHA sangat membutuhkan support serta dukungan dari orang orang terdekat, hal ini berguna dan bermanfaat dalam hal meningkatkan dan menumbuhkan semangat hidup dari pasien atau penderita hiv aids tersebut. Bukan rahasia umum lagi jika penderita hiv aids/ODHA ini seringkali mendapatkan diskriminasi dan juga perlakuan yang tidak baik (hukuman dilingkungan social seperti dijauhi ataupun diasingkan) di mata masyarakat awam. Hal ini dikarnakan masyarakat tersebut takut tertular dan terinfeksi virus tersebut, ketidaktahuan dari masyarakat umum inilah yang harus diperbaiki.
Semenjak diatas tahun 1990 pengobatan hiv aids yang menggunakan obat anti retroviral/ARV sudah terjadi banyak perubahan penderita hiv aids dapat bertahan lebih lama, bila dibandingkan dengan pengobatan hiv aids pada tahun 1980an yang mana pada saat itu jika telah divonis positif hiv aids maka seperti divonis hukuman mati dikarnakan belum ada obat yang mampu menahan dan menghambat perkembangan dari virus tersebut.
Pada intinya jika anda ataupun sanak family anda pada saat ini terkena bahaya penyakit hiv aids tidak perlu meratapi yang sudah terjadi, yang menjadi tugas anda sekarang adalah menjalani hidup sebaik mungkin yang dipadukan dengan mengkonsumsi obat ARV, diet sehat, olahraga,, terapi atau mungkin bergabung dengan organisasi sesama ODHA agar bisa saling menguatkan dan memotivasi satu sama lainnya. Ingat yang paling penting dari semua itu adalah Semangat dan disiplin yang tinggi yang disertai rasa optimis maka tidak akan ada rasa cemas dan takut dalam menjalani kehidupan di masa mendatang.
Ingat bukan hanya anda saja yang menjadi penderita hiv aids (ODHA) , sudah ada orang lain yang merasakan hal yang sama dengan anda selama bertahun tahun yang lalu dan hingga kini masih bertahan hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *